24
Mar
Posted by: Mardi / Category:
Vegetarian Food

Jalan-jalan ke supermarket, saya menemukan satu merek biskuit lagi yang tidak mengandung telur maupun susu, cocok untuk para vegan menikmatinya di sore hari dengan secangkir teh wangi.
Biscuit dengan merk Verkade ini mempunyai cita rasa yang lain daripada yang lain karena mengandung kayu manis dan rempah-rempah, dan juga tinggal pilih mau yang mengandung kacang mede atau tanpa kacang mede.
Seperti tertera pada kemasannya, Komposisi biscuit ini: Tepung Terigu, Gula, Lemak Nabati, Kayu Manis, Garam, Rempah-rempah, Soda Kue, dan Pencita Rasa Makanan. Pada kemasan sama sekali tidak menyebutkan mengandung telur maupun susu.
Pilihan lain, biscuit tanpa telur dan susu: Vegan Biscuits - Monde Krim Kraker
[English Version] :
Read more…
28
Feb
Posted by: Mardi / Category:
Vegetarian Events,
Vegetarian Food

Indonesia Vegetarian Society (IVS) sebuah organisasi vegetarian terbesar di Indonesia, menyelenggarakan acara Vegetarian Family Gathering pada hari Sabtu, 21 Februari 2009 di Rumah Makan Vegetarian Padmanadi, Jakarta.
Para peserta sekitar 200 orang yang menghadiri acara ini antusias mendengarkan presentasi dan tanya jawab dengan 2 orang ahli gizi, yang kemudian dilanjutkan dengan santap malam bersama, tentu saja dengan menu vegetarian yang lezat dari Restoran Vegetarian Padmanadi.
Sebagai pembicara pertama, Dr. Mien Karmini Mahmud, Msc. seorang ahli gizi dan Peneliti Pangan dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi dan Makanan Depkes, Bogor. Dr. Mien yang telah meneliti keistimewaan kedelai dan tempe sejak tahun 1979, menyampaikan bahwa begitu banyaknya kandungan gizi dalam tempe yang sangat bermanfaat bagi kecerdasan anak. Apakah mengkonsumsi tempe setiap hari dapat menyebabkan asam urat? Dr. Mien mengatakan jangan khawatir karena kandungan purin dalam kacang kedelai sudah terpecah sehingga tidak akan menyebabkan asam urat. Juga menurut Dr. Mien, pembuatan tempe tidak akan berhasil jika mengandung bakteri yang berbahaya bagi tubuh.
Sebagai pembicara kedua, Drs. Susianto, MKM. seorang ahli gizi yang saat ini menjabat sebagai Ketua Operasional Indonesia Vegetarian Society (IVS), dan Koordinator Regional Asia-Pacific International Vegetarian Union. Beliau memaparkan hasil penelitiannya mengenai status gizi balita vegetarian dan Non Vegetarian.
Acara ini berlangsung sukses, terlihat dari begitu antusiasnya para peserta ketika mendapat kesempatan untuk tanya jawab. Melalui situs resminya IVS menyatakan berencana untuk mengadakan acara serupa di restoran vegetarian lainnya di Jakarta. Kita tunggu saja kabar baiknya.
Pictures are taken from http://www.ivs-online.org/v2/viewnews.php?id=94&table=headline&topic=Headline+News
11
Feb
Posted by: Mardi / Category:
Vegetarian Food

Akhir pekan jalan-jalan ke Bandung. Bingung cari makanan vegetarian di Bandung?
Jangan khawatir, simak dulu Daftar Rumah Makan vegetarian di Bandung ini yang sudah pasti menunya khusus menu vegetarian.
Tetapi Kalau ingin mencoba suasana lain, ada sebuah restoran di Jalan Cihampelas No. 90-92 Bandung, Telp. (022) 4231885 (persimpangan cihampelas pasteur), namanya Grandia Resto and Cafe. Ini memang bukan Rumah Makan khusus Vegetarian, melainkan rumah makan umum dengan berbagai fasilitas.
Rumah makan ini sebenarnya tidak menyediakan menu vegetarian, Walaupun demikian, dari menu bukan vegetarian yang tersedia bisa minta di “sulap” menjadi menu vegetarian. Tentu saja kita harus ingatkan apa saja yang tidak boleh, seperti bawang-bawangan atau tidak ingin pakai telur.
Menu yang bisa dicoba, Soup Asparagus, Angsio Tahu, Cah Brokoli, Cah Baby Kailan, Buncis Goreng Tepung Crispy, dan bagi yang makan telur boleh cobain juga Fu Yong Hai. Tersedia juga es krim dengan berbagai variasi.